Destinasi Yogyakarta menjadi salah satu destinasi tujuan untuk mengisi waktu liburan satu pekan pasca UTS. Tak jauh-jauh dari tempat destinasi favorite aku adalah yang berbau dengan sejarah, dan tentunya yang belum pernah aku kunjungi.
Niceee,, setelah browsing dan mencari info di jejaring sosial media. Akhirnya aku memilih Taman Sari menjadi tujuan destinasi ku. Aku berangkat bersama satu kawan ku menggunakan KRL, ya kereta rel listrik, yang menjangkau pengguna dari solo-yogyakarta, selain itu tarif yang tergolong ramah dikantong menjadi alternatif pengguna.
Sampai di sana, kami ditawarkan memakai tour gide atau tidak, akhirnya kami memutuskan untuk memakai tour gide, karena bagi kami menjadi menarik jika kita benar mengetahui cerita sejarah. Kalau boleh aku simpulkan, taman sari merupakan taman atau tempat pemandian raja dengan selir dan anak-anaknya.
menurut sumber wikipedia (https://id.wikipedia.org/wiki/Taman_Sari_Yogyakarta)
Taman sari adalah situs bekas taman atau kebun Istana Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, yang dapat dibandingkan dengan Taman Sari Surakarta dan Kebun Raya Bogor sebagai kebun Istana Bogor. Kebun ini dibangun pada zaman Sultan Hamengku Buwono I (HB I) pada tahun 1758-1765/9. Awalnya, taman yang mendapat sebutan "The Fragrant Garden" ini memiliki luas lebih dari 10 hektare dengan sekitar 57 bangunan baik berupa gedung, kolam pemandian, jembatan gantung, kanal air, maupun danau buatan beserta pulau buatan dan lorong bawah air. Kebun yang digunakan secara efektif antara 1765-1812 ini pada mulanya membentang dari barat daya kompleks Kedhaton sampai tenggara kompleks Magangan. Namun saat ini, sisa-sisa bagian Taman Sari yang dapat dilihat hanyalah yang berada di barat daya kompleks Kedhaton saja.
Okeee, mungkin cukup sekian yaa cerita destinasi yang ada di Yogyakarta.
Sampai bertemu di perjalanan destinasi selanjutnya :)

Komentar
Posting Komentar